Minggu, 15 Mei 2016

Malaikat Jibril Membangunkan Rosulullah Pada Malam-Malam di Bulan Sya'ban

Bismillahirrohmaanirrohiim...

Dalam sebuah riwayat diceritakan, pada malam ketiga belas bulan Sya'ban Malaikat Jibril AS datang kepada Rosulullah SAW, dan membangunkan beliau.

Padahal tanpa dibangunkanpun InsyaAllah Rosulullah SAW tetap bangun malam untuk melaksanakan sholat dan beribadah kepada Allah SWT. Namun kedatangan Malaikat Jibril AS Menegaskan betapa penting dan afdholnya malam-malam menjelang nisfu sya'ban dan malam nisfu sya'ban untuk beribadah.

Malaikat Jibril AS membangunkan Nabi Muhammad SAW untuk sholat dan berdo'a.

Rosulullah SAW bertanya pada Malaikat Jibril AS.

"Bagaimanakah dengan umat ku ?"

Kemudian Malaikat Jibril AS mengatakan, bahwa pada Malam hari ini Allah SWT telah mengampu 1/3 umat Nabi Muhammad SAW.

mendengar kabar itu, Rosulullah SAW menangis dan menanyakan kepada Malaikat Jibril AS.

"bagaimana dengan 2/3 yang lain ?"

Namun Malaikat Jibril AS menjawab, "saya tidak tahu".



Kemudian pada malam keempat belas, Malaikat Jibril AS kembali datang membangunkan Rosulullah SAW dan menganjurkan untuk melaksanakan sholat dan berdo'a.

Pada malam itu Rosulullah SAW bertanya.
"Bagaimana keadaan umatku ?"

Malaikat Jibril AS menjawab
"Malam ini Allah telah mengampuni 2/3 umatmu"

Mendengar kabar itu, Rosulullah SAW menangis dan bertanya kembali.

"Lalu bagaimana dengan 1/3 yang lain ?"

Namun Malaikat Jibril AS menjawab.

"saya tidak tahu"


Selanjutnya, pada malam kelima belas bulan sya'ban Malaikat Jibril AS kembali datang membangunkan Rosulullah dan menganjurkan untuk sholat juga berdo'a.

Pada malam mulia itu Rosulullah SAW bertanya pada malaikat Jibril AS.
"Bagaimana keadaan umatku ?"

Malaikat Jibril AS menjawab.

"Allah SWT telah mengampuni seluruh umatmu..."

Nabi Muhammad SAW nampak bahagia dan senang.


Namun siapakah umat Nabi Muhammad SAW itu ? apakah kita termasuk ? Wallahua'lam. Namun pasti kita sangat ingin dan bahkan selalu percaya diri bahwa kita adalah umat  Nabi Muhammad SAW, dan semoga memang benar adanya kita termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang akan bertemu dengan beliau suatu hari nanti.

Ada sebuah peribahasa atau mungkin lebih tepatnya kata-kata dari Ummi Anis.

"Mungkin listrik dari perusahaan penyedia listrik dinyalakan, tapi kalau saklar lampu dirumah kita tidak kita nyalakan mana mungkin rumah kita akan terang ?"
Semoga bermanfaat.

Segala Kebenaran datangnya dari Allah SWT dan apabila ada kesalahan itu karena keterbatasan dan kebodohan saya. Mohon Maaf dan Mohon nasehat..

Apa Yang Dikatakan Para Malaikat Pada Malam Nisfu Sya'ban

Pada Malam Nisfu Sya'ban

Malaikat dilangit pertama mengatakan beruntunglah orang-orang yang rukuk pada malam hari ini.
Orang yang rukuk bisa diartikan sebagai orang yang sholat, sebab gerakan rukuk hanya ada dalam sholat. maka beruntunglah orang yang menjalankan sholat pada malam nisfu sya'ban.

Malaikat dilangit kedua mangatakan beruntunglah orang yang sujud pada malam hari ini. Ada banyak macam-macam sujud, sujud dalam sholat, sujud syahwi, sujud tilawah dan lain sebagainya. Namun pada umumnya, sujud yang biasa kita lakukan adalah sujud dalam sholat.

Malaikat dilangit ketiga mengatakan, beruntunglah orang-orang yang mau berdzikir pada malam hari ini. Ada banyak dzikir yang bisa lakukan/amalkan, namun pada malam nisfu sya'ban biasanya ada amalan khusus seperti membaca surat Yaasin, membaca dzikir Nabi Yunus AS sebanyak 2375 kali, dan lain sebagainya.

Malaikat dilangit keempat mengatakan, beruntunglah orang-orang yang berdo'a pada malam ini, Perbanyaklah berdo'a pada malam nisfu sya'ban, sebenarnya berdo'a tidak mengenal waktu kapan saja dan dimana saja kita berdo'a namun tidak ada salahnya dan InsyaAllah ada malam-malam dimana bisa dikatakan do'a mudah sampai dan di ijabah (Waktu Mustajab) untuk berdo'a, diantaranya malam nisfu sya'ban. Maka Mari perbanyak berdo'a.

Malaikat dilangit kelima mengatakan, beruntunglah orang yang menangis pada malam ini. Menangis yang seperti apa ?, apa menangisi dunia juga termasuk ? Wallahua'lam. Tetapi alangkah baiknya menangisi dosa-dosa, Mohon ampun, serta Memohon pertolongan kepada Allah SWT. Menyesali seluruh ketledoran dan kesalahan kita pada malam nisfu sya'ban. Semoga amalan ini bisa menjadikan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT dan memberikan manfaat serta keberkahan lainnya.

Malaikat dilangit keenam mengatakan, beruntunglah orang yang berbuat kebaikan pada malam ini.
Berbuat kebaikan ada berbagai macam caranya, diantaranya shodaqoh, mengatakan hal-hal baik, mengamalkan ilmu, menghormati guru, dan lain sebagainya. Perbanyak shodaqoh, menyantuni orang-orang yang membutuhkan. Meskipun berbuat baik tak mengenal waktu dan tempat, tetapi untuk memuliakan bulan sya'ban maka bolehlah lakukan kebaikan lebih dari biasanya. Semoga Allah SWT mencintai kita, dan Allah SWT ridho kepada kita. Aamiin...


Malaikat dilangit ketujuh mengatakan, beruntunglah orang-orang yang membaca Al-Qur'an pada malam hari ini. Perbanyak membaca Al-Qur'an, meskipun kita sebaiknya membaca Al-Qur'an tidak hanya pada malam nisfu sya'ban saja. Alangkah mulianya apabila bukan hanya membaca, namun juga mentadabburi Al-Qur'an, belajar tentang makna, penjelasan, asbabul nuzul, dan hal-hal lain tentang Al-Qur'an.


Wallahulmuwafiq ila aqwamitthoriq

Segala Kebenaran datangnya dari Allah SWT, dan apabila ada kesalahan itu karena kebodohan dan keterbuatasan saya. Mohon maaf dan mohon diingatkan...


Amalan Bulan Sya'ban

Youtube Firdaus Mokhtar - La ilaha illa anta | zikir

Bismillahirrohmanirrohiim...

Siapa yang membaca dzikir Nabi Yunus AS tersebut di malam nisfu sya'ban InsyaAllah akan dijaga oleh Allah SWT dari segala macam bala,seperti sakit parah, kecelakaan dan bala-bala lainnya sampai bulan Sya'ban berikutnya

Termasuk juga apabila menahan nafsu, karena sekecil appaun kebaikan yang kita lakukan pasti akan dibalas oleh Allah SWT dengan pahal dan pertolongan yang hanya Allah SWT lah yang berhak memberikannya.

Orang yang mempertahankan diri untuk tidak berbuat maksiat, InsyaAllah akan dijaga Allah SWT sampai tahun berikutnya.


Segala Kebenaran datangnya dari Allah SWT, dan apabila ada kesalahan itu karena kebodohan dan keterbatasan saya. Mohon maaf dan ingatkan...

Cerita Tentang Mengapa Kita Harus Puasa Untuk Mengalahkan Nafsu

Bismillahirrohmaanirrohiim...

Dalam suatu riwayat, diceritakan.
Bahwa Allah SWT Memanggil akal, kemudian Allah SWT bertanya pada akal.

"Man Ana ? Wa Man Anta ?" ~ "Siapakah Aku ? dan Siapakah Kamu ?"

Kemudian Akal menjawab.

"Engkau adalah Rabb ku, dan aku adalah hambaMu (kawula yang dhaif *yang saya dengar dari Ummi)"

Kemudian Allah SWT memanggil nafsu, dan Allah SWT bertanya dengan pertanyaan yang sama.

"Man Ana ? Wa Man Anta ?"

lalu nafsu menjawab pertanyaan tersebut.

"Engkau adalah engkau, dan aku adalah aku"

Karena itu Allah SWT menghukum nafsu di neraka selama 100 tahun. Kemudian Allah SWT mengangkat nafsu, dan bertanya kembali.

"Man Ana ? Wa Man Anta ?"

alangkah kerasnya nafsu, nafsu tetap menjawab dengan jawaban yang sama.

"Engkau adalah engkau, dan aku adalah aku"

Karena itu Allah SWT menghukum kembali nafsu di neraka lapar selama 100 tahun. Kemudian Allah mengangkat nafsu dari neraka dan bertanya kembali dengan pertanyaan yang sama.

"Man Ana ? Wa Man Anta ?"

Setelah hukuman di neraka lapar, barulah nafsu menjawab seperti jawaban akal.

"Engkau adalah Rabb ku, dan aku adalah hambaMu"



Nah, dari cerita itu bisa dipetik pelajaran, bahwa nafsu terkadang tidak bisa dijinakkan hanya dengan siksaan biasa. Tetapi dengan merasakan lapar nafsu menjadi tunduk dan merendah kepada Allah SWT. Tuhan Semesta Alam.


Wallahulmuwafiq ila aqwamitthoriq


Segala Kebenaran datangnya dari Allah SWT, dan bila ada kesalahan itu datangnya karena kebodohanku.